Senin, 13 Agustus 2012

HUT Esperasta

Hari ulang tahun Sekolah Maria Assumpta dirayakan dengan ibadah misa bersama keluarga TK, SD, dan SMP Maria Assumpta yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Agustus 2012 pukul 07.30 WIB di aula sekolah.


Segenap keluarga besar SMP Maria Assumpta mengucapkan selamat ulang tahun.
TUHAN memberkati.

Humor


SMS GOMBAL
©         Gapapa deh kita beda kartu GSM, asalkan nantinya nama kita ada di KARTU keluarga yang sama.
©         Andai kamu jadi senar gitar, aku nggak mau jadi gitarisnya ah, abisnya aku nggak mau mutusin kamu.
©         Kalo aku jadi Gubernur BI, aku bakal bikin uang yang ada foto kita berdua.
©         Cintaku ke kamu Cuma 1%, yang 99% cinta bangett!
©         Yang kamu liat di kulkas bukan hati sapi, itu hatiku yang beku karena ditinggal kamu!
©         Waktu petugas sensus ke rumahku, dia cuma menghitung ada 4 orang di keluargaku. Dia nggak tau kalo sebenarnya ada kamu dihatiku (jadi ada 5 deh...)


INDOMIE
“Dulu aku beli Indomie 2 bungkus, pas mau jalan ke warung dipanggil ortu sama kakak, mereka latah juga mau makan Indomie, jadi aku beli 6 bungkus Indomie, sampe di warung langsung beli tuh Indomie. Balik ke rumah buru-buru masak air buat rebus Indomie. Aku kan orangnya hormat sama yang lebih tua jadi duluan aja deh ortu sama kakak aku yang makan Indomie, pas giliran Indomieku mau kumasak eh...kompor gasnya abis, aku sedih, kesal, dan dongkol. Tapi tiba-tiba ada tukang bakso lewat, aku beli deh 5 ribu. Indomie yang aku beli tadi aku simpen di kulkas... ternyata enakan bakso daripada Indomie. Ini ceritaku, mana ceritamu?”


KEBIASAAN DI KAMPUNG
Seorang anggota prajurit angkatan laut yang baru saja bertugas beberapa hari di sebuah kapal selam angkatan laut, dipecat dari kesatuannya atas tuduhan menenggelamkan kapal selam bersama awaknya. Ketika diwawancarai wartawan, ia mengaku tidak bersalah. “Waktu kejadian kapal selam itu tenggelam, saya malah sedang bebas tugas, dan sedang bersiap untuk tidur,” kata si pria. “Lantas apa yang kemudian Anda lakukan sebelum tidur?” tanya wartawan. “Ya seperti kebiasaan di kampung ... saya selalu buka jendela sebelum tidur ... abis gerah sih!”


MEMATIKAN KOMPUTER
Agus    : “Hallo Cok, bantuin gue nih, gue baru belajar komputer. Komputer udah gue nyalain, tapi sekarang gue mau matikan, gimana ya caranya?”
Ucok    : “O gampang itu, pertama-tama, kamu pilih dan klik ikon START.”
Agus    : “Mengapa aku harus klik ikon START?”
Ucok    : “Untuk mematikan komputermu kan?”
Agus    : “Jadi aku harus mengklik ikon START untuk MEMATIKAN komputerku? Nggak salah Cok?”
Ucok    : “Lha ... kamu mau matikan komputer tokh ... ikuti saja kata-kataku ... klik ikon START.”
Agus    : “Oke Cok, aku ikuti kata-katamu ... walaupun aneh ... mau matikan tapi pilih ikon START.”
Ucok    : “Udah belum?”
Agus    : “Sudah, lalu?”
Ucok    : “Shut down.”
Agus    : “Cok, jangan kasar-kasar dong, kan gue mau belajar, jangan pakai shut down-shut down dong ... gue juga bisa naik darah nih ...”
 Ucok   : “Lha ... elo mau ngajak gue berantem atau minta tolong diajari matiin komputer? Udah ah ... capek gue ... cabut aja kabelnya ...”


SALAH SANGKA
Ratna adalah seorang ibu rumah tangga yang setia. Dia selalu menunggui suaminya pulang dari kantor dan menyambutnya dengan penuh kasih sayang. Suatu hari, Ratna ingin memasakkan makanan istimewa untuk suaminya. Dia menelpon HP suami untuk menanyakan apa makanan yang diinginkannya hari itu. Ah ... ternyata pulsa Ratna habis. Dia lalu berteriak pada Anton, anaknya yang lagi main Play Station di lantai atas. “Ton ... tolong teleponin HP Papa, pulsa Mama habis nih. Bilang Papa, mau makan apa malam ini.” “Iya Ma,” jawab Anton. Tak lama kemudian Anton turun. “Udah 3 kali Anton telepon, Papa nggak jawab, yang jawab malah cewek,” ujar Anton. Muka Ratna merah padam tapi dia berusaha menahan amarah di depan anaknya. Sore sang suami pulang dan tanpa ba bi bu ... Ratna langsung memukul suaminya dengan sapu rumah tanpa ampun. Sang suami berteriak kesakitan. Ratna tidak peduli, kemarahannya memuncak. Para tetangga berdatangan melerai. Pak RT juga datang. Setelah disabarkan, Ratna menanyakan suaminya siapa wanita selingkuhannya. Sang suami membantah, mereka pun saling tuduh. Akhirnya Anton dipanggil. “Ini saksinya, anakmu. Tiga kali dia telepon HPmu, yang jawab kekasih gelapmu,” ujar Ratna kasar. “Bilang Ton, apa bener kamu denger cewek angkat HP Papa?” “I ... i ... i ... yaaaa Pa,” “Hah bohong kamu! Emang cewek itu bilang apa?” Di ... di ... di ... aa bilang : Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan! Cobalah beberapa saat lagi!!!”

TEBAKAN
Dua orang anak sedang duduk menunggu angkot untuk membawa mereka pulang ke rumah.
Bagus          : “ Gas sambil nunggu  aku kasih pertanyaan ya?’
Bagas          : Boleh-boleh
Bagus          : “ Siapa nama orang Jepang yang lahir di puncak Gunung Merapi saat gunung meletus?”
Bagas          : Ah…..gampang, jawabannya Kurasa Takada
Bagus          : Hebat kau!, oke satu pertanyaan lagi ya?
Bagas          : Aku siap, apa pertanyaannya!
Bagus          : Ok. “ Apa bukti wortel baik untuk kesehatan mata?
Bagas          : Ha….ha......., Pernah lihat kelinci pake kacamata?
Bagus          : Wa..ah kamu bisa lagi ya! Satu lagi dech. Kenapa anak kodok jalannya loncat-loncat?
Bagas          : Ya, biarin sajalah, namanya juga anak-anak, ha…ha………….
Bagus          : Waduh….. kamu pintar sekali Gas!
Bagas          : Ya iyalah aku kan anak SMP Maria Assumpta ……

English Corner

CHESS


I

INTRODUCTION
Chess, game of skill and strategy between two people, played using specially designed pieces on a square board comprised of 64 alternating light and dark squares in eight rows of eight squares each. Chess, with a history that extends back thousands of years, is a popular game played around the world.
II

HOW CHESS IS PLAYED
In chess each player controls an army comprised of eight pawns and eight pieces: one king, one queen, two rooks (sometimes called “castles”), two bishops, and two knights. Although the term pieces is sometimes used to refer to all 16 chess figures, it technically does not refer to pawns. The two armies are of contrasting colors, one light and the other dark, and are always called White and Black regardless of their actual colors. The vertical columns on the board that extend from one player to the other are called files, and the horizontal rows are called ranks. The diagonal lines across the board are called diagonals.
A

Initial Setup
The board is always placed for play with a light square in the corner to the right of each player. White’s pieces are set up on White’s first rank from left to right in the following order: rook, knight, bishop, queen, king, bishop, knight, rook. Black’s pieces are set up on Black’s first rank from left to right in the order of rook, knight, bishop, king, queen, bishop, knight, rook. The pieces face their exact counterparts at opposite ends of the board, and each queen stands on a square of its own color. The pawns are placed on the second rank of each player, directly in front of the pieces.
B

Moves of the Pieces
White always moves first, and the players then alternate turns. A move consists of transferring a man to another square that is either vacant or occupied by an opponent’s man. If it is occupied, the opponent’s man is captured (removed from the board and replaced by the capturing man). The only exception is the king, which is never captured (see Object of the Game below). A move to capture is not required unless it is the only possible move.
Only one piece may be moved each turn except when castling (see below). All pieces except the knight move along straight, unobstructed paths; only the knight may move over or around other pieces. The king moves one square in any direction, but not to a square that is attacked by an enemy piece—that is, a square to which an enemy piece can go on the next move. The queen moves as far as desired in any uninterrupted direction. The rook moves as far as desired in any horizontal or vertical direction. The bishop moves as far as desired in any diagonal direction, but is confined to squares of the color on which it began the game. The knight moves a distance of exactly two squares to a square of the opposite color. The path of the move resembles the letter L—two squares horizontally or vertically combined with one square at a right angle. The knight may go over or around any piece in its way.
B1

Castling
A player may move more than one man during a turn only when castling, a special maneuver involving the king and one rook. In castling, the king moves two squares to the left or right, and the rook on that side moves to the square next to the king on the opposite side. Castling is allowed only if (1) the king has not yet moved during the game and is not threatened; (2) the rook on the castling side has not yet moved during the game; (3) the squares between the king and that rook are vacant; (4) the king does not pass through or end its move on a square that is attacked by an enemy piece.
B2

Moves of the Pawns
Each pawn, on its first move only, may move straight ahead either one or two squares to a vacant square. After that it may advance only one square at a time. Pawns, unlike the other pieces, do not capture in the direction they move but capture diagonally one square forward. When a pawn advances two squares on its first move and lands next to an opponent’s pawn that is on an adjacent file and the same horizontal row, the opponent’s pawn may capture it as if it had advanced only one square. This capture is known by its French name, en passant (“in passing”). An en passant capture must be carried out immediately or not at all (though the advancing pawn may later be captured in the normal fashion).
When a pawn reaches the last rank on the opposing side of the board, it is promoted—that is, converted to any other piece of the same color (except another pawn or the king). The powers of the new piece take effect immediately. Since a pawn is usually promoted to the strongest piece—the queen—the move is often called queening. The number of possible promotions is limited only by the number of pawns of each player. A player may have two or more queens or other pieces at the same time.

Microsoft ® Encarta ® 2009. © 1993-2008 Microsoft Corporation. All rights reserved.

Profil Siswa


 ANGELLINA TRISNO PUTRI
Nama Lengkap                              :  Angellina Trisno Putri
Tempat & Tanggal lahir          :  Klaten, 5 Maret 1997
Alamat                                                :  Jetis, Klaten Selatan
Motto Hidup                                  :  Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin

Pasti kita sudah tidak asing lagi dengan teman kita satu ini, sang Master Matematika SMP Maria Assumpta Klaten. Bener banget, dia adalah Angellina Trisno Putri siswi kelas 9A yang biasa dipanggil Putri. Putri merupakan satu dari generasi muda yang luar biasa berprestasi terutama dalam bidang Matematika. Sudah banyak kompetisi yang diikutinya mulai dari tingkat Kabupaten sampai tingkat Nasional dan beberapa kali berhasil membawa pulang piala kejuaraan, diantaranya :
1.        Juara 1 Lomba Matematika SMP Tingkat Kabupaten Klaten
2.       Juara 2 Lomba Aritmatika SMP Se-Karesidenan Surakarta
3.       Juara 3 Lomba Basic Science SMP Tingkat Kabupaten Klaten di SMA N 1 Klaten
4.      Mewakili Kabupaten Klaten untuk Olimpiade OSN Tingkat Propinsi Jawa Tengah
5.       Semifinalis Lomba Matematika SMP Se – Jawa Tengah di UNDIP
6.      Semifinalis Lomba Matematika Tingkat Nasional di SMA Taruna Nusantara Magelang
Wah ... banyak banget ya prestasi Putri. Meskipun Putri memiliki banyak prestasi tetapi dia tidak sombong, tetap rendah hati, ramah, dan baik kepada semua teman dan guru.
Kesan Putri selama belajar di ESPERASTA lebih banyak sukanya meskipun ada juga pengalaman yang kurang menyenangkan tetapi diambil positifnya sebagai pelajaran buat hidup kita.
Semoga prestasi yang diraih Putri bisa menjadi inspirasi untuk kita terbang tinggi meraih cita-cita demi masa depan.

Profil Guru


Nama lengkap                      : Ig. Supatno
Tempat, Tanggal lahir        : Klaten, 18 Januari 1958
Motto hidup                         : Indah pohon karena bunga, indah manusia karena budi.
Alamat rumah                      : Ngrundul, Kebonarum, Klaten
No HP                                    : 085878332959 ; 082133508889 ; 087734571317
Alumni                                   : 1.   SD Demak Ijo I Karangnongko, Klaten
2. SMP Negeri 2 Klaten
3.     Sekolah Menengah Olahraga Atas
4.    UTP (Universitas Tunas Pembangunan), jurusan POK (Pendidikan Olahraga Kesehatan Pelatihan)
Bapak Ig. Supatno adalah guru olahraga yang merangkap menjadi Kakak Pembina Pramuka di SMP kita yang tercinta. Beliau kerap disapa / dipanggil dengan sebutan Pak Patno. Pak Patno bekerja di SMP Maria Assumpta selama 33 tahun. Tujuan beliau mengajarkan olahraga di SMP Maria Assumpta adalah membentuk anak supaya menjadi siswa-siswi yang disiplin dan bertanggung jawab, serta mengendalikan tingkah laku para anak didiknya yang tidak baik untuk menjadi siswa-siswi yang baik. Beliau pun berpendapat bahwa kelakuan siswa selama kegiatan belajar mengajar itu menyenangkan (ada yang serius, yang tidak serius juga iya deh, hehehe..). Dalam mengajar siswa beliau pernah membawa nama sekolah kita sebagai juara 1 sepeda santai (yang disebutin prestasi cuma 1 saja?? iya...soalnya yang lain sudah lupa whahaha....). Beliau juga memiliki kesan yang mendalam saat mengajar yaitu adanya pribadi-pribadi yang unik, yang membuat berkesan sehingga sering merasa kangen terhadap tingkah laku siswa-siswinya. Dalam mengajar beliau juga punya beberapa peristiwa yang berkesan selama perjalanan beliau mengajar. Peristiwa yang tidak dapat dilupakan yaitu saat bermain kiper, saking senangnya siswa berlari-lari sambil berjingkrak-jingkrak dan setelah sampai dibelakang, beliau tiba-tiba beliau diangkat. Oh iya pak Patno juga berpesan kepada siswa-siswinya agar mereka belajar dengan baik dan giat dibidang apa saja agar cita-citanya tercapai tetapi juga harus dilandasi dengan rasa senang hati dan rasa tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan. Nah teman-teman pesan dari Pak Patno itu adalah penutup untuk bagian dari profil guru di majalah sekolah kita (bisma) semoga kalian bisa meneladani pribadi Pak Patno ya.